­

RAINBOW

Selasa, Juli 30, 2013 / BY Unknown
...

Continue Reading

TERJEBAK DALAM PRASANGKA SESAAT

Minggu, Juli 28, 2013 / BY Unknown
“Nak, aku bukan orang tak berguna yang hanya butuh dilayani, coba tengok rumah besar dan jabatanmu sekarang! semuanya berkat usahaku dan ridho Tuhan yang dipinta Ibumu dalam tiap ibadahnya. Kalau sekarang kami rewel, pahamilah... kami bukan bermaksud membebanimu, hanya saja kami sudah sedikit renta dan ingin merasakan kembali kasih yang terbagi karna keadaamu sekarang.”  Ujar Papa lirih. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Continue Reading

Persahabatan Blogger, Maya Tapi Nyata

Selasa, Juli 16, 2013 / BY Unknown
Temen blog emang ngak sebanayk temen lainnya, maklum terkadang orang lirik blog buat ngambil tuliannya doang tanpa komen dan menjalin silaturahmi sama si empunya blog. Tapi saya menemukan persahabatan yang unik lewat blog bersama rekan pemburu GA saya. Mbak Tha (http://argalitha.blogspot.com/), Mbak Vera (http://veraastanti.blogspot.com/ ) dan Mbak Ranii (http://raniisaputra.blogspot.com/). Ada yang menyepelekan pertemanan ini... tentu saja, bahkan banyak yang nanya kok bisa sih saling menginfokan kuis lewat jaringan kuter, apa ngak takut nanti banyak saingan?...

Continue Reading

Sekilas tentang The Mocha Eyes (Novel By Aida M. A.)

Senin, Juli 15, 2013 / BY Unknown
The Mocha Eyes Penulis: Aida.M.A Penyunting: Laurensia Nita Penerbit: Bentang Pustaka – Pustaka Populer ISBN: 9786027888326 Harga: Rp.44.000 —————————————– Komposisi: Cinta, Kejujuran, Kelembutan, Perubahan, dan MokaCara Penyajian: Tuangkan kejujuran, kelembutan, perubahan, dan moka ke dalam cangkir. Tambahkan 180cc air cinta, aduk, dan sajikan. Kehadiranmu menjadi hal yang kutunggu. Kusesap kelembutanmu dengan senyuman, menafikkan sedikit pahit karena ternyata terasa manis. Kamu dan aku seperti dua hal yang terlihat senada namun berbeda. Karena aku justru menemukanmu dalam...

Continue Reading

Kamu, Mochaccino untukku

Rabu, Juli 03, 2013 / BY Unknown
...

Continue Reading